Satu-satunya yang kuusahakan, ialah kembali kepada kehidupan.” . Syekh Siti Jenar menyatakan secara tegas bahwa dirinya sebagai Tuhan, ia memiliki hidup dan Ada dalam dirinya sendiri, serta menjadi Pangeran bagi seluruh isi dunia.
Setuju atau tidak, kehadiran mistik Syekh Siti Jenar telah mewarnai kehidupan mistik Kejawen. Mistik ini memang unik dan banyak menimbulkan kontroversi. Terlebih lagi, ketika Syekh Siti Jenar berbicara tentang Tuhan dan kematian, mungkin dapat mengundang kebencian. Namun, sebagai sebuah wacana kultur mistik kejawen hal ini pun patut diketahui.
Sunan Gunung Jati juga dikenal sebagai penganut Syiah yang sangat sholih. Bahkan, hingga pemerintahan Penembahan Giri Laya (1650-1662) Syiah menjadi mazhab resmi kerajaan Cirebon. Sunan Kalijaga juga seorang penganut wihdatul yang cukup fanatik. Dia bersama-sama Syekh Siti Jenar pernah berguru faham ini kepada Sunan Bonang bin Sunan Ampel.