Selainitu, untuk proses pemijahan ikan ini siap di usia 1,5 - 2 tahun atau saat ia telah dewasa. Namun setiap masalah pasti ada solusinya. Solusi terbaik untuk budidaya ikan ini adalah dengan cara membeli oscar yang masih muda dan merawatnya secara bersama - sama sampai mereka siap dijual atau dikawinkan. BerandaKewirausahaanCara Pengemasan Produk Ikan Hias Diberokkan, Daya Tampung dan Pengangkutan Transportasi Bagi sebagian pengusaha ikan hias, teknik pengangkutan masih merupakan kendala. Padahal dengan memperhatikan syarat pengirimannya, ikan bisa selamat sampai tujuan. Dalam budidaya ikan hias, salah satu faktor penting yang perlu mendapat perhatian adalah teknik pengangkutannya. Pengusaha ikan hias sering mengalami kerugian karena kesalahan teknik pengaangkutan. Untuk mengatasi hal ini, dalam pengangkutan, bukan hanya jarak tempuh dan alat angkut yang diperhitungkan, ternyata masih banyak segi yang harus dipertimbangkan. Berikut merupakan cara pengemasan dan pengangkutan ikan hias 1. Diberokkan. Berbeda dengan pengiriman produk ikan yang mati, dalam pengiriman ikan hias, selain harus tepat waktu ikan juga harus tetap hidup dan sehat sampai tujuan. Prinsipnya ada 2 kegiatan dalam pengiriman ikan hias yaitu pengemasan dan pemberangkatan. Keduanya harus dilakukan dengan cepat dan tepat, sesuai dengan syarat pengiriman ikan. Untuk memperlancar pengiriman, sebelum pengemasan dilakukan, ikan harus sudah diseleksi lebih dahulu. Seleksinya meliputi jenis, ukuran, dan kesehatan ikan. Sehingga ikan yang dikirim benar - benar hanya ikan yang sejenis, seragam, dan sehat sesuai permintaan pembeli. Selain seleksi, satu kegiatan penting yang harus dilakukan sebelum ikan dikemas adalah memberokkan ikan. Pemberokkan adalah suatu perlakuan untuk mengistirahatkan ikan setelah mendapat penanganan tertentu ditempat pemeliharaan agar ikan kondisinya lebih baik, dan tidak stress selama diperjalanan minimum bisa dikurangi. Pemberokkan dilakukan dalam air bersih yang sudah disterilkan, selama 2-3 hari. Selama pemberokkan ikan tidak diberi pakan, namun kondisi kesehatan ikan tetap terus dijaga. Kandungan oksigen O2 dalam air harus cukup, sebaiknya tidak kurang dari 8 ppm, dan kandungan amoniak NH4 tidak melebihi 0,1 ppm. Bersamaan dengan pemberokkan dilakukan juga seleksi kesehatan, serta penghitungan jumlah ikan. Ikan sehat, dan normal siap dikirim. 2. Disesuaikan dengan Daya Tampung. Alat tempat pengiriman pengemasan ikan hias hidup biasanya menggunakan kantong plastik. Kantong plastik dipilih yang kuat dan rangkap dua untuk menghindari kebocoran. Untuk keselamatan ikan, jumlah ikan yang dimasukkan dalam kantong plastik harus disesuaikan dengan kemampuan daya tampungnya. Selain itu perbandingan isi ikan dengan jumlah air, dan oksigen juga harus sesuai. Sebaiknya kantong plastik hanya diisi air 1/4 bagian. Air yang dimasukkan dalam kantong plastik harus steril dan sudah difltrasi terlebih dahulu. Setelah kantong plastik diisi air maka ikan dimasukkan kedalamnya. Berat/jumlah ikan yang dimasukkan sebaiknya sama perbandingannya dengan berat/volume air. Cara menghitung perbandingannya dapat dilakukan dengan menimbang atau menghitung jumlah ikan. Baru kemudian, sisa isi kantong plastik diisi oksigen, dan diikat kuat agar oksigen tidak keluar atau bocor. Sebelum ditransportasikan agar lebih aman, plastik berisi ikan dikemas terlebih dahulu dengan menggunakan karton. Karton yang digunakan harus kuat sehingga tidak mudah rusak saat penanganan dan selama dalam perjalanan. 3. Pengangkutan. Dalam pengangkutannya selain keselamatan, tepat waktu perlu juga diperhatikan. Untuk itu alat transportasi yang digunakan perlu dipertimbangkan. Pengangkutan dapat melalui darat, dapat juga melalui air, atau udara disesuaikan dengan jarak, dan kemudahan pengiriman. Untuk pengiriman berjarak tempuh kurang dari 24 jam, dan dapat dilalui mobil, pengirimannya dapat melalui darat. Sedangkan untuk daerah dengan jarak pengiriman lebih dari 24 jam, dapat menggunakan pesawat terbang. Namun apabila daerah pengiriman tidak mungkin melalui darat dan udara, maka pengirimannya bisa melalui air menggunakan kapal. Selain alat transportasi, lamanya perjalanan juga harus diketahui secara tepat. Jika hal ini tidak diketahui secara tepat, maka sulit memperkirakan perbandingan jumlah oksigen yang harus diberikan, akibatnya juga membahayakan keselamatan ikan yang dikirim. Namun apabila semua persyaratan pengiriman sudah diperhitungkan dengan baik, maka keberhasilan pengiriman ikan hias ini pasti didapat. ProsesPembenihan Ikan Cupang (Ikan Hias) | Bagaimana langkah-langkah, teknik dan cara budidaya yang benar? Menurut Efendi (2004), kegiatan pembenihan meliputi persiapan sarana dan prasarana, pemeliharaan induk, pemijahan induk, penetasan telur, pemeliharaan larva dan benih. Berikut ini penjelasannya secara langkap. Wadah Pemeliharaan Ikan Hias. Penyesuaian Wadah Untuk Ikan Hias. Ikan hias yang satu dengan yang lainnya memiliki lingkungan hidup yang berbeda. Pakan Ikan Hias. Memilih Calon Indukan Ikan Hias. Pemijahan Ikan Hias. Penetasan Telur Ikan Hias. Perawatan Larva Hingga Pembesar. Bagaimana Cara Pembenihan Ikan yang Baik? Cara Pembenihan Ikan yang baik adalah cara mengembangbiakan ikan dengan cara melakukan manajemen induk, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva/benih dalam lingkungan yang terkontrol, melalui penerapan teknologi yang memenuhi persyaratan biosecurity, mampu telusur traceability dan keamanan pangan food safety …29 Jan 2019 Langkah langkah proses pembenihan ikan cupang adalah? Seleksi Induk. Dalam pembenihan, pilih induk jantan berusia 4-8 bulan. Siapkan wadah pemijahan. Siapkan wadah pemijahan yang diisi air setinggi 10-15 cm. Proses pemijahan ikan cupang. Pasca pemijahan ikan cupang. Pemeliharaan benih. Langkah langkah membudidayakan ikan? Persiapan kolam, siapkan kolam sesuai dengan pilihan Anda. Pilih induk yang sehat dan bergerak aktif. Lakukan pemijahan di kolam yang cukup luas hingga muncul anakan. Pisahkan bibit ikan berdasarkan ukurannya pada hari ketujuh. Beri pakan berupa pelet secara teratur. Sebutkan langkah langkah memelihara IKAN? Pastikan keadaan akuarium. Hal pertama dalam memulai merawat ikan hias adalah memastikan keadaan akuarium. Proses aklimatisasi. Memastikan kualitas air. Peralatan pendukung perawatan. Standar perawatan. 6. Pakan disesuaikan. 7. Pengamatan rutin kondisi ikan. Apa saja yang harus diperhatikan dalam merawat ikan? Pilih Jenis Ikan. Memilih jenis ikan merupakan hal penting yang wajib diperhatikan bagi kita yang ingin merawat ikan. Membersihkan Akuarium. Jika kita sudah membeli ikan hiasnya, kini kita tinggal membersihkan akuariumnya. Adaptasi. Menjaga Kualitas Air. Penyesuaian Pakan. Pengamatan Rutin pada Ikan. Bagaimana cara memelihara merawat ikan konsumsi? kita rawat benih ditempat yang baik. gunakan makanan dengan secukupnya. batasi makanan pada benih ikan. penggantian air pada benih agar benih tidak cepat mati. Bagaimana cara kita untuk merawat ikan di kolam? Rutin Menguras dan Membersihkan Kolam Ikan. Periksa Alat Pendukung Kolam Ikan Secara Berkala. Berikan Ikan Makanan Secukupnya. Memperhatikan Kepadatan Kolam Ikan. Menjaga Tingkat Oksigen Optimal Kolam Ikan. Pemasarannyatergolong mudah karena permintaan atas ikan ini terus ada. Membudidayakan cupang hias sangatlah mudah. Namun, ada beberapa aspek yang harus dipersiapkan sebelum memulai usaha cupang hias ini. Berikut ini adalah hal-hal yang harus dipersiapkan, terdiri atas: Cara Budidaya Ikan Cupang. Baca Juga : Keindahan Corak Ikan Cupang. Budidaya ikan hias termasuk hobi yang menyenangkan. Setiap orang memiliki hoby masing-masing. Seperti salah satu berikut ini saya akan membahas tentang ikan hias. Bagi yang hobi ikan hias, biasanya mereka bisa berjam-jam duduk di depan akuarium hanya untuk memperhatikan keindahan, keelokan warna serta goyang lenggak-lenggok si ikan hias. Pecinta ikan hias rela merogoh kocek jutaan bahkan sampai ratusan juta untuk dapat memiliki si ikan hias. Yang namanya sudah suka apapun akan dilakukan untuk bisa memilikinya. Dari sini terlihat kalau peluang bisnis ikan hias air tawar cukup menjanjikan. Bisnis ikan hias memang sangat menggiurkan. Dengan modal yang tidak terlalu besar dan dengan sedikit keterampilan membudidayakannya, anda dapat mengambil potensi income dari bisnis ini. Salah satu yang menjadikan alasan, mengapa ikan hias bisa menjadi sumber penghasilan yang menggiurkan? Jawabannya adalah karena usaha budidaya ikan hias tidak membutuhkan lahan yang luas, tidak harus dimulai dengan modal yang besar, dan yang terpenting adalah dapat dilakukan oleh siapa saja. Untuk mendapatkan hasil yang baik, kita dapat melakukannya dengan menjaga kualitas. Dan selanjutnya kita tingkatkan kuantitasnya. Dalam menjaga dan meningkatkan kualitas serta kuantitas tidak lepas dari cara budidaya yang dilakukan. Oleh karena itu kita perlu memperhatikan beberapa hal yang berkaitan dengan kegiatan pembudidayaannya seperti 1. Wadah Pemeliharaan Ikan Hias Untuk wadah pemeliharaan umumnya menggunakan akuarium, kolam bak dari semen, kolam bak dai terpal, bak fiber glass atau wadah lain yang tidak bocor dan dengan ukuran yang beragam. Karena itu kita dapat memanfaatkan barang-barang bekas yang tidak bocor dan dengan ukuran yang beragam pula. Wadah pemeliharaan ikan ada yang sistem airnya mengalir dan ada yang tidak atau hanya tergenang. Wadah pemeliharaan bisa digunakan dengan fungsi yang berbeda, seperti wadah untuk perawatan induk ikan, tempat pemijahan, tempat penetasan telur, tempat pendederaan, tempat pembesaran serta untuk tempat penampungan hasil. Sesuaikan wadah sesuai jenis ikan yang dibudidayakan. Seperti besarnya wadah dan juga untuk beberapa jenis sebaiknya anda beri sket untuk memisahkan mereka. Ini dilakukan agar ikan tidak melukai yang lainnya. 2. Penyesuaian Wadah untuk Ikan Hias Ikan hias yang satu dengan yang lainnya memiliki lingkungan hidup yang berbeda. Lingkungan hidup yang paling berpengaruh adalah air, suhu, derjat keasaman PH, kandungan oksigen dan juga kecerahan. Sediakan air dengan kandungan kimiawi zero atau paling tidak minimal. Untuk suhu air sebaiknya berkisar antara 24-30 C. keasaman air PH kurang lebih 6-7, oksigen terlarutnya > 3 ppm dan kecerahan air berkisar 30-60 cm. Sumber air bisa kita dapatkan juga dari berbagai sumber, seperti berasal dari air tanah, air sungai dan air PAM. Air yang akan digunakan harus didiamkan terlebih dahulu dan diendapkan selama 12-24 jam sebelum dipakai. Ini bertujuan agar kandungan oksigen terlarutnya cukup dan gas-gas yang ada di dalam air hilang. Dan untuk menyesuaikan PH dapat dilakukan dengan memberikan kapur pertanian atau kapur bordo dengan dosis secukupnya bila terlalu asam atau basa. Air yang digunakan akan mengalami penurunan kualitas. Seperti air menjadi kotor akibat sisa pakan dan kotoran ikan. Oleh karena itu di butuhkan pembersih air penyiponan. Caranya dengan membuka pipa pembuangan atau menyedotnya. Air yang dibuang maksimal ¾ bagiannya. Setelah itu diisi kembali dengan air yang sudah diendapkan sebelumnya. 3. Pakan Ikan Hias Pakan untuk ikan hias biasanya pakan alami dan pakan buatan. Jenis pakan alami yang biasa diberikan yaitu infusoria, kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, serangga, kodok, dan ikan kecil. Untuk pakan buatan pada umumnya berbentuk pellet yang kadar proteinnya dapat diatur sesuai kebutuhan pertumbuhan ikan. 4. Memilih Calon Indukan Ikan Hias Dalam proses pemijahan diperlukan indukan ikan jantan dan ikan betina. Induk yang digunakan harus cukup umur untuk dipijahkan dan sudah matang gonad kelamin. Untuk mengetahui tingkat kematangan gonad pada ikan hias dapat dilihat dari cirinya seperti kalau pada induk betina, perut gendut kea rah genital dan apabila diraba terasa lembek serta halus, genital menonjol dan apabila diurut akan keluar telur. Untuk induk jantan bila diurut kearah genital akan mengeluarkan cairan sperma. Calon indukan kondisi badannya harus sehat, tidak terjangkit penyakit dan berasal dari keturunan yang bagus. Untuk mendapatkan indukan ini anda bisa membeli ke peternak ikan hias dan bisa juga dengan cara hobiis atau menghasilkan sendiri. 5. Pemijahan Ikan hias Pada proses pemijahan atau pembuahan telurnya ada yang berlangsung secara internal dan eksternal. Kerana ikan hias ada yang bertelur dan beranak. Pada setiap jens ikan perlakuan proses pemijahannya berbeda. Untuk memudahkan kita harus menyiapkan media, bahan, alat yang diperlukan dalam proses pemijahan. Ikan hias yang tidak bisa memijah sendiri atau secara alami dapat diperlakukan dengan cara menyuntikkan hormone perangsang induced spawning agar dapat memijah sendiri baik secara alami atau melalui pengurutan stripping. 6. Penetasan Telur Ikan Hias Lama waktu telur menetas tergantung pada masing-masing jenis ikannya. Biasanya telur akan menetas setelah 24 jam dan menjadi larva. Proses penetasan inkubasi telur dapat dilakukan di akuarium, kolam permanen, corong dan hampa. Saat proses penetasan ada yang dilakukan dengan cara mengangkat induk secara keseluruhan atau ditinggal salah satu induknya. Ini tergantung jenis ikan hiasnya karena setiap jenis ikan hias memiliki karakteristik yang berbeda. 7. Perawatan Larva Hingga Pembesaran Telur yang menetas akan menjadi larva. Larva ikan biasanya ditempatkan di akuarium, kolam bak, bak plastic, fiber glass, kolam tanah ataupun wadah lain. Sejak menetas dan sampai kurang lebih berumur seminggu larva tidak perlu diberi makan karena cadangan makanan mereka masih ada yaitu berupa kuning telur yolksack. Setelah seminggu baru bisa diberi makan berupa kutu air, infusoria, cacing sutera atau makanan lain baik yang alami maupun jenis makan buatan. Di saat larva berubah menjadi ukuran benih dan mulai besar, maka pakan yang diberikan juga berubah. Pakan yang biasanya diberikan berupa kutu air, jentik nyamuk, cacing sutera, serangga, kodok, ikan kecil dan pellet. Pemberian pakan harus disesuaikan, karena jika tidak akan berpengaruh juga terhadap kualitas air. Apabila pemberian pakan berlebihan akan mengakibatkan kekurangan oksigen dalam air dan keracunan. Untuk kepadatan penebaran benih harus disesuaikan dengan luasan media. Jangan terlalu padat karena dapat menyebabkan pertumbuhan ikan terhambat dan jangan terlalu jarang karena tidak efisien atau pemborosan. Ikan yang terawat akan mengalami pertumbuhan dengan baik. Namun biasanya ada yang tidak seragam, ada yang besar dibanding yang lain dan ada yang kecil. Untuk itu diperlukan penyortiran berdasarkan ukuran agar pertumbuhannya seragam. Setelah dilakukan penyortiran berdasarkan ukuran, lakukan juga penyortiran anakan jantan dan betina. Ini dimaksudkan untuk menghindari pemijahan dini. 8. Hama dan Penyakit Ikan Hias Penyakit yang menyerang ikan hias berupa penyakit yang disebabkan oleh parasit dan bukan parasit non parasiter. Penyakit yang disebabkan oleh parasit pada umumnya menyerang badan ikan, insang, maupun tubuh ikan itu sendiri. Penyakit ini berupa protozoa, cacing, jamur, bakteri, dan virus. Penyakit yang disebabkan bukan dari parasit non parasite biasanya bersumber dari factor lingkungan dan makanan. Makanan yang tidak dibersihkan akan menimbulkan berbagai penyakit, oleh karena itu makanan harus dicuci terlebih dahulu sebelum diberikan. 9. Pemasaran Ikan Hias Untuk memasarkan ikan hias kita bisa langsung menjualnya sendiri ke konsumen atau menggunakan jasa pengepul yang biasanya sudah mempunyai jaringan yang luas. Untuk memaksimalkan pemasaran para pembudidaya harus bisa membuka jaringan yang luas agar mendapat konsumen yang tetap. Pembudidaya dianjurkan mempunyai pengepul tetap yang siap menampung hasil budidaya mereka. Yang terpenting para pembudidaya harus aktif mencari konsumen secara langsung maupun melalui media komunikasi. 2 Pemeliharaan Ikan Hias Salah satu hal penting dalam proses BerandaKewirausahaanPromosi Produk Hasil Usaha Pembenihan Ikan Hias Tujuan Starategi, Fungsi dan Cara Promosi 1. Pengertian Promosi Promosi merupakan salah satu kegiatan pemasaran yang penting bagi perusahaan dalam upaya mempertahankan kelangsungan hidup perusahaan serta meningkatkaan kualitas penjualan untuk meningkatkan kegiatan pemasaran dalam hal memasarkan barang atau jasa dari suatu perusahaan. 2. Tujuan Strategi Promosi Penjualan. Dalam memasarkan sebuah produk, tidak jarang para pelaku usaha mengadakan event-event khusus untuk mempromosikan produk unggulannya kepada masyarakat. Kegiatan tersebut sengaja dilakukan para pelaku usaha untuk mendukung strategi pemasaran mereka sehingga produk yang dimilikinya semakin dikenal luas oleh semua lapisan masyarakat. Berbagai macam strategi promosi pun dilakukan para pelaku usaha untuk menarik minat calon konsumennya dan meningkatkan loyalitas pelanggan terhadap brand image produknya. Misalnya saja promosi besar-besaran melalui potongan harga diskon khusus, memberikan sampel gratis untuk produk-produk terbaru, atau sekedar memberikan pelayanan khusus bagi para konsumen yang membeli produk dalam jumlah yang cukup banyak. Anda bisa menggunakan salah satu strategi tersebut untuk memanjakan para konsumen dan meningkatkan omset penjualan setiap bulannya. 3. Fungsi Strategi Promosi Penjualan. Promosi perusahaan memang sangat penting karena mempengaruhi hasil penjualan suatu produk atau barang, dan tentunya itu sangat berdampak besar terhadap berlangsungnya aktivitas suatu perusahaan. Strategi promosi perusahaan sering digunakan sebagai salah satu cara untuk meningkatkan permintaan atau penjualan barang dan jasa yang ditawarkan, sehingga dapat meningkatkan laba yang diperoleh. Selain itu kegiatan promosi juga memberikan kemudahan dalam merencanakan strategi pemasaran selanjutnya, karena biasanya kegiatan promosi dijadikan sebagai cara berkomunikasi langsung dengan calon konsumen. Sehingga kita dapat memperoleh informasi akurat dari para konsumen, mengenai respon produk yang kita tawarkan. Berikut beberapa manfaat lain dari adanya kegiatan promosi a. Mengetahui produk yang diinginkan para konsumen b. Mengetahui tingkat kebutuhan konsumen akan suatu produk c. Mengetahui cara pengenalan dan penyampaian produk hingga sampai ke konsumen d. Mengetahui harga yang sesuai dengan kondisi pasaran e. Mengetahui strategi promosi yang tepat kepada para konsumen f. Mengetahui kondisi persaingan pasar dan cara mengatasinya g. Menciptakan image sebuah produk dengan adanya promosi 4. Kegiatan Promosi Penjualan. Mempromosikan produk pembenihan ikan adalah suatu tahapan yang cukup menantang bagi pemilik usaha / petani ikan. Promosi yang dilakukan haruslah tepat sasaran. Siapa yang akan menjadi konsumen utama segmentasi pasar. Tentunya kita tidak ingin menghambur-hamburkan uang untuk melakukan promosi yang kurang tepat sasaran. Berikut beberapa cara promosi yang murah tapi tepat sasaran, a. Mulut ke mulut atau testimonial b. Promosi melalui jejaring sosial c. Loyalty programs d. Up-selling e. Mengadakan suatu pameran f. Blog dan video g. Stiker promosi di tempat-tempat menunggu. Permintaan ikan hias masih banyak pangsa pasarnya baik untuk pangsa pasar lokal dan ekspor. Untuk memasarkan ikan hias ini para pembudidaya bisa langsung menjual sendiri ke konsumen atau menggunakan jasa pengepul pengumpul yang biasanya sudah mempunyai jaringan yang luas dan ada juga pembeli yang langsung datang ke pembudidaya. Ada juga yang menawarkan ke agen-agen supplier atau berdagang keliling. Untuk memaksimalkan pemasaran hasil budidaya ikan hias, para pembudidaya harus bisa membuka jaringan yang luas agar bisa mendapatkan konsumen tetap. Cara lainnya adalah dengan melakukan usaha budidaya ikan hias dengan sistem plasma. Selain itu juga dengan membentuk kelompok/asosiasi yang saling menguntungkan antara sesama anggotanya. Pembudidaya juga harus mempunyai pengepul tetap yang selalu siap menampung hasil usaha. Para pembudidaya harus aktif mencari konsumen secara langsung baik melalui hubungan langsung ataupun melalui media komunikasi seperti telepon dan internet. Konsultasi dan koordinasi dengan pemerintah sangat penting dilakukan untuk mencari terobosan dalam bidang pemasaran. Budidaya ikan hias merupakan suatu komoditi yang dapat dikembangkan sebagai sumber mata pencaharian karena modal yang diperlukan kecil, dapat memanfaatkan lahan yang sangat terbatas dan waktu yang relatif singkat serta cara budidaya yang mudah. Secaragaris besar, CPIB atau Cara PembenihanIkan yang Baik merupakan standar sistem mutu perbenihan paling sederhana/dasar yang harus diterapkan oleh pembenih ikan dalam memproduksi benih ikan yang bermutu, dengan cara melakukan manajemen induk, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva/benih dalam lingkungan yang terkontrol melalui penerapan teknologi yang memenuhi persyaratan SNI atau persyaratan teknis lainnya, serta memperhatikankeamanan lingkungan (biosecurity), mampu telusur Tahap Pengemasan Produk Ikan Hias dan Transportasi yang Digunakan Bagi sebagian pengusaha ikan hias, teknik pengangkutan masih merupakan kendala. Padahal dengan memperhatikan syarat pengirimannya, ikan bisa selamat sampai tujuan. Dalam budidaya ikan hias, salah satu faktor penting yang perlu mendapat perhatian adalah teknik pengangkutannya. Pengusaha ikan hias sering mengalami kerugian karena kesalahan teknik pengangkutan. Untuk mengatasi hal ini, dalam pengangkutan, bukan hanya jarak tempuh dan alat angkut yang diperhitungkan, ternyata masih banyak segi yang harus dipertimbangkan. Berikut merupakan cara pengemasan dan pengangkutan ikan hias 1. Diberokkan Berbeda dengan pengiriman produk ikan yang mati, dalam pengiriman ikan hias, selain harus tepat waktu ikan juga harus tetap hidup dan sehat sampai tujuan. Prinsipnya ada 2 kegiatan dalam pengiriman ikan hias yaitu pengemasan dan pemberangkatan. Keduanya harus dilakukan dengan cepat dan tepat, sesuai dengan syarat pengiriman ikan. Untuk memperlancar pengiriman, sebelum pengemasan dilakukan, ikan harus sudah diseleksi lebih dahulu. Seleksinya meliputi jenis, ukuran, dan kesehatan ikan. Sehingga ikan yang dikirim benar-benar hanya ikan yang sejenis, seragam, dan sehat sesuai permintaan pembeli. Selain seleksi, satu kegiatan penting yang harus dilakukan sebelum ikan dikemas adalah memberokkan ikan. Pemberokkan adalah suatu perlakuan untuk mengistirahatkan ikan setelah mendapat penanganan tertentu ditempat pemeliharaan agar ikan kondisinya lebih baik, dan tidak stress selama diperjalanan minimum bisa dikurangi. Pemberokkan dilakukan dalam air bersih yang sudah disterilkan, selama 2-3 hari. Selama pemberokkan ikan tidak diberi pakan, namun kondisi kesehatan ikan tetap terus dijaga. Kandungan oksigen O2 dalam air harus cukup, sebaiknya tidak kurang dari 8 ppm, dan kandungan amoniak NH4 tidak melebihi 0,1 ppm. Bersamaan dengan pemberokkan dilakukan juga seleksi kesehatan, serta penghitungan jumlah ikan. Ikan sehat, dan normal siap dikirim. Baca Proses Pemeriksaan Kualitas Produksi Ikan Hias 2. Disesuaikan dengan daya tampung Alat tempat pengiriman pengemasan ikan hias hidup biasanya menggunakan kantong plastik. Kantong plastik dipilih yang kuat dan rangkap dua untuk menghindari kebocoran. Untuk keselamatan ikan, jumlah ikan yang dimasukkan dalam kantong plastik harus disesuaikan dengan kemampuan daya tampungnya. Selain itu perbandingan isi ikan dengan jumlah air, dan oksigen juga harus sesuai. Sebaiknya kantong plastik hanya diisi air 1/4 bagian. Air yang dimasukkan dalam kantong plastik harus steril dan sudah diiltrasi terlebih dahulu. Setelah kantong plastik diisi air maka ikan dimasukkan ke dalamnya. Berat/jumlah ikan yang dimasukkan sebaiknya sama perbandingannya dengan berat/volume air. Cara menghitung perbandingannya dapat dilakukan dengan menimbang atau menghitung jumlah ikan. Baru kemudian, sisa isi kantong plastik diisi oksigen, dan diikat kuat agar oksigen tidak keluar atau bocor. Sebelum ditransportasikan agar lebih aman, plastik berisi ikan dikemas terlebih dahulu dengan menggunakan karton. Karton yang digunakan harus kuat sehingga tidak mudah rusak saat penanganan dan selama dalam perjalanan. 3. Pengangkutan / Transportasi Dalam pengangkutannya selain keselamatan, tepat waktu perlu juga diperhatikan. Untuk itu alat transportasi yang digunakan perlu dipertimbangkan. Pengangkutan dapat melalui darat, dapat juga melalui air, atau udara disesuaikan dengan jarak, dan kemudahan pengiriman. Untuk pengiriman berjarak tempuh kurang dari 24 jam, dan dapat dilalui mobil, pengirimannya dapat melalui darat. Sedangkan untuk daerah dengan jarak pengiriman lebih dari 24 jam, dapat menggunakan pesawat terbang. Namun apabila daerah pengiriman tidak mungkin melalui darat dan udara, maka pengirimannya bisa melalui air menggunakan kapal. Selain alat transportasi, lamanya perjalanan juga harus diketahui secara tepat. Jika hal ini tidak diketahui secara tepat, maka sulit memperkirakan perbandingan jumlah oksigen yang harus diberikan, akibatnya juga membahayakan keselamatan ikan yang dikirim. Namun apabila semua persyaratan pengiriman sudah diperhitungkan dengan baik, maka keberhasilan pengiriman ikan hias ini pasti didapat. Itulah tahap pengemasan produk ikan hias dari cara pengemasan hingga tips-tips transportasi yang digunakan agar ikan tetap hidup sehat sampai di tempat tujuan. Semoga bermanfaat, terimakasih. Baca Cara Pemijahan Induk Ikan Cupang Yangpaling penting dalam merawat ikan hias adalah jaga kebersihan aquarium dan berikan asupan makanan yang memadai, tidak berlebihan ataupun kurang. Untuk lebih jelasnya, mungkin kamu baru pertama kali mencoba memelihara ikan hias, bisa disimak berikut ini Panduan Merawat Ikan Hias yang baik dari awal sampai akhir.
Maret 7, 2022 Budidaya Ikan Hias Proses Pembenihan Ikan Cupang Ikan Hias Bagaimana langkah-langkah, teknik dan cara budidaya yang benar? Menurut Efendi 2004, kegiatan pembenihan meliputi persiapan sarana dan prasarana, pemeliharaan induk, pemijahan induk, penetasan telur, pemeliharaan larva dan benih. Berikut ini penjelasannya secara langkap. 1 Persiapan sarana dan prasarana media pemijahan indukan Dalam pemijahan indukan ikan, langkah utama yang harus dilakukan adalah siapkan media pemeliharaan. Media pemeliharaan yang biasa digunakan dalam pemijahan ikan cupang adalah baskom bak plastik, akuarium, bahkan botol bekas. Media yang biasa digunakan untuk pemijhan ikan cupang adalah akuarium. Akuarium yang digunakan diisi dengan air yang sudah diendapkan minimal 2 hari degan ketinggian sekitar 8-12cm. Kemudian akuarium diisi dengan tanaman air seperti eceng gondok, daun ketapang, atau tanaman lainnya. Fungsi pemberian tanaman air yaitu untuk menampung busa yg dikeluarkan pejantan agar tidak mudah hancur. Baca Juga Cara Pemijahan Induk Ikan Cupang 2 Pemeliharaan induk Pemeliharaan induk bertujuan untuk menumbuhkan dan mematangkan gonad sel telur dan sperma. Penumbuhan dan pematangan ikan dapat dipacu melalui pendekatan lingkungan, pakan serta hormonal. Pada pendekatan lingkungan media hidup dibuat seoptimal mungkin sehingga nafsu makan meningkat di dalam wadah pemeliharaan. Syarat induk cupang untuk budidaya diantaranya Ukuran badan Betina tidak boleh lebih besar dari tidak boleh lebih galak daripada dan betina harus daun ketapang atau cairan penyembuh luka karena setelah proses perkembangbiakan terjadi badan dari betina banyak yang rontok akibat perkelahian dengan jantan sebelum dibuahi. Ciri-ciri ikan cupang jantan dan betina yang siap dilakukan pemijahan diantaranya Ikan Jantan 1. Memiliki umur minimal 5 bulan. 2. Mengumpulkan busa busa yang cukup banyak bukan merupakan syarat mutlak, terkadang ada yg tidak mengeluarkan busa sama sekali, tapi ketika disatukan dengan Betina baru mengeluarkan busa. 3. Badan harus lebih besar dan harus lebih galak daripada betina. Ikan Betina 1. Perut Betina Buncit Bukan karena sesudah makan. 2. Ada seperti telur berwarna putih yang mau keluar dari saluran pembuangannnya. 3. Dan tentu sudah memasuki umur yang pas untuk proses perkembangbiakan minimal 5 bulan Baca Juga Proses Penetasan Telur dan Pemeliharaan Larva Benih Ikan Cupang

Untukmengetahui cara memelihara ikan hias yang baik dan benar, berikut ini penjelasan Dodi, tentang cara memelihara ikan hias yang telah dihimpun TribunJabar.co.id. 1. Pilihlah ukuran akuarium atau kolam sesuai ukuran ikan. Penting sekali untuk menyesuaikan ukuran tubuh ikan hias yang akan dipelihara dengan tempat hidupnya nanti.

Dalam melaksanakan kegiatan usaha perikanan budidaya yang berkelanjutan sustainable penerapan tata cara budidaya ikan yang bertanggung jawab harus dimulai dari kegiatan pembenihannya. Selain jumlah yang mencukupi, mutu benih juga merupakan salah satu faktor penentu keberhasilan usaha budidaya perikanan. Guna menghasilkan benih yang bermutu dan layak, maka dalam kegiatan usaha pembenihan ikan harus menerapkan teknik pembenihan yang sesuai dengan standar dan prosedur pembenihan ikan yang baik. Sebagai salah satu faktor penciri Kabupaten Bogor untuk tahun 2015 ialah sebagai Penghasil benih ikan hias dan ikan konsumsi terbesar di Indonesia, maka salah satu upaya untuk mendorong keberhasilan program tersebut ialah dengan sosialisasi serta penerapan Cara Pembenihan Ikan yang Baik CPIB di setiap Unit Pembenihan Rakyat UPR yang terdapat di Kabupaten Bogor. Hal pertama yang terbersit dalam pikiran kita ialah Apa CPIB itu sendiri? Hal apa yang melatar belakanginya? Manfaat apa yang dapat diperoleh oleh UPR dalam penerapan CPIB ini? Secara garis besar, CPIB atau Cara PembenihanIkan yang Baik merupakan standar sistem mutu perbenihan paling sederhana/dasar yang harus diterapkan oleh pembenih ikan dalam memproduksi benih ikan yang bermutu, dengan cara melakukan manajemen induk, pemijahan, penetasan telur, pemeliharaan larva/benih dalam lingkungan yang terkontrol melalui penerapan teknologi yang memenuhi persyaratan SNI atau persyaratan teknis lainnya, serta memperhatikankeamanan lingkungan biosecurity, mampu telusur traceability dan keamanan pangan food safety. Faktor-faktor yang melatarbelakangi pentingnya penerapan CPIB ini Mengapa harus CPIB diantaranya adalah Perdagangan global yang sangat kompetitif, sehingga produk benih yang dihasilkan harus sesuai dengan tuntutan pasar global terhadap produk perikanan yang ramah lingkungan, tidak mengandung residu antibiotik dan bahan kimia serta mampu telusur Persyaratan mutu yang ketat dan keamanan pangan Tuntutan konsumen terhadap mutu Penganekaragaman jenis dan bentuk serta penyajian produk Tuntutan melaksanakan tatacara budidaya yg bertanggung jawab dan berkelanjutan Responsible and sustainable aquaculture Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 02/MEN/2007 tentang Cara Budidaya Ikan yang Baik CBIB Sedangkan, manfaat yang diperoleh dari penerapan CPIB ialah Meningkatkanefisiensi produksi dan produktivitas Mampu telusur Memperkecil resiko kegagalan Meningkatkan kepercayaan pelanggan Meningkatkandaya saing dengan peningkatan mutu benih serta menjamin kesempatan ekspor. Aspek apa saja yang termasuk dalam persyaratan CPIB? Terdapat 4 aspek yang harus dipenuhi untuk setiap unit pembenihan dalam penerapan CPIB Sesuai dengan Pedoman CPIB oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Persyaratan Teknis Kelayakan lokasi dan sumber air, diantaranya ialah Bebas banjir dan bahan cemaran Mempunyai sumber air yang layak, bersih sepanjang tahun dan bebas cemaran pathogen, bahan organik dan kimiawi Mudah dalam memperoleh tenaga kerja yang kompeten, berdedikasi tinggi sesuai dengan kebutuhan Mudah dijangkau, prasarana cukup Kelayakan fasilitas Bangunan, diantaranya Tempat penyimpanan pakan Tempat penyimpanan bahan kimia dan obat-obatan Tempat penyimpanan peralatan Kantor/ruang administrasi Sarana filtrasi, pengendapan dan bak tandon Bak karantina Bak pengolah limbah Bak/kolam pemeliharaan induk Wadah pemijahan Wadah penetasan Bak/kolam pemeliharaan benih Bak kultur pakan hidup Wadah penampungan benih Sarana pengolah limbah Mesin & Peralatan Kerja Tempat penyimpanan peralatan Kantor/ruang administrasi Peralatan Produksi Bahan dan peralatan panen Peralatan mesin Peralatan laboratorium Sarana Biosecurity Pagar dan penyekat Sarana sterilisasi Pakaian dan perlengkapan personil unit produksi Proses produksi Manajemen air sumber dan air pemeliharaan Air media pemeliharaan harus memenuhi standar baku mutu air Dilakukan proses penjernihan air melalui pengendapan dan filtrasi Dilakukan perlakuan treatment air secara fisik, kimiawi atau biologi Dilakukan monitoring periodik Manajemen induk Pemilihan induk umur, ukuran, Sertifikat Kesehatan/bebas virus, asal induk jelas hasil pemuliaan/ domestikasi Karantina induk proses, fasilitas, tes ulang bebas virus, bahan pencegahan penyakit Pemeliharaan wadah pemeliharaan, pengelolaan air, pemberian pakan, pengamatan kesehatan, pengamatan gonad, penanganan proses pemijahan dan penetasan telur Manajemen benih Unit pembenihan yang hanya melakukan pemeliharaan sepenggal telur/larva/nauplius menjadi benih/postlarva maka telur/larva/nauplius harus diperoleh dari unit pembenihan yang telah lulus sertifikasi CPIB/sistem mutu perbenihan lain Aklimatisasi benih/karantina Pengelolaan air Pemberian pakan jenis , dosis dan frekuensi Perawatan kesehatan benih Pengamatan perkembangan /kesehatan Panen, pengemasan dan distribusi benih Panen umur benih , cara panen, peralatan panen, pengecekan mutu benih Perawatan kesehatan benih Pengamatan perkembangan /kesehatan Pengemasan peralatan dan bahan kemasan Distribusi benih darat, air dan udara Penerapan biosecurity Merupakan tindakan yang dilakukan dengan sengaja sebagai usaha untuk mencegah masuknya organisme pathogen dalam lingkungan budidaya yang dapat menginfeksi organisme yang dibudidayakan. Merupakan usaha untuk mencegah dan mengurangi penyebaran penyakit dalam suatu area Kegiatan penting dalam penerapan biosecurity Pengaturan tata letak Pengaturan berdasarkan alur produksi Pemagaran dan penyekatan Penyimpanan bahan Pengaturan akses masuk ke lokasi Sterilisasi wadah, peralatan dan ruangan Sanitasi lingkungan Pengolahan limbah Pengendalian hama penyakit Pengaturanpersonil/karyawan Persyaratan Manajemen Organisasi Unit Pembenihan Struktur organisasi diperlukan sebagai pedoman untuk melakukan pembagian tugas, kewajiban dan wewenang dalam menjalankan kegiatan, untuk itu unit pembenihan harus menetapkan personil dengan kompetensi dan/atau kualifikasi atas dasar pendidikan, pelatihan, ketrampilan/pengaturan teknik dan pengalaman yang diperlukan dalam melaksanakan fungsi pada unit pembenihan tersebut. Dokumentasi & Rekaman Merupakan proses pengumpulan, pemilihan, pengolahan, dan penyimpanan informasi yang berhubungan dengan CPIB Manfaat dokumentasi, diantaranya ialah Mudah mengakses informasi proses produksi Dapat diperoleh bukti obyektif tentang kesesuaian proses produksi dengan CPIB Mampu telusur Jenis dokumentasi CPIB yang dipersyaratkan Permohonan sertifikasi Standar Operasional Prosedur SPO Formulir dan Rekaman Dokumen lainnya Persyaratan Keamanan Pangan Unit Pembenihan tidak diperbolehkan menggunakan obat-obatan/bahan kimia/bahan biologi yang terlarang, dan menyebabkan residu, termasuk antibiotik. Persyaratan lingkungan Limbah buangan air payau/laut, air tawar dan limbah lainnya, sebelum di dibuang ke lingkungan sekitar pembenihan harus ditampung/diendapkan terlebih dahulu dalam bak pengendapan untuk kemudian disalurkan ke bak pengolah limbah dan sterilisasi dengan kaporit 20 ppm selama 60 menit atau secara biologi Bagaimana proses pengajuan sertifikasi CPIB? Secara umum, langkah-langkah penting dalam penerapan CPIB meliputi Komitmen Pimpinan Puncak Penunjukkan MPM Pembentukan TIM CPIB Struktur Organisasi Pelajari Persyaratan CPIB Pelatihan Karyawan Penyusunan Dokumen Sosialisasi Penerapan CPIB Penerapan CPIB dan dokumentasi Apabila penerapan CPIB dalam unit pembenihan telah sesuai dengan persyaratan CPIB, maka unit pembenihan dapat mengajukan permohonan sertifikasi ke Direktorat Perbenihan, DJPB sesuai pedoman sertifikasi CPIB. Unit usaha yang telah menerapkan CPIB akan mendapatkan sertifikat Sertifikat diberikan oleh Dirjen PB Bagi unit yang lulus sertifikasi, akan disurveillance setiap 6 bulan sekali atau minimal satu kali dalam setahun. Apa saja manfaat Sertifikat CPIB? Manfaat Sertifikat CPIB diantaranya adalah Peluang untuk menembus pasar eksporsemakin terbuka lebar Usaha pembenihan ikan akan semakin bagus Kondisi lingkungan kolam usaha budidaya ikan akan semakin terjaga Tingkat kepercayaan konsumen akan semakin tinggi Harga jual ikan semakin tinggi Siapakah itu MPM? MPM atau Manajer Pengendali Mutu dalam CPIB adalah personil bersertifikat yang ditunjuk oleh pimpinan unit pembenihan untuk mengemban tugas, wewenang dan tanggung jawab mulai dari tahap perencanaan, penerapan dan konsistensi penerapan CPIB. Dalam melaksanakan tugasnya, MPM tidak boleh merangkap sebagai manajer produksi. Tugas dari seorang MPM adalah sebagai berikut Bertanggung jawab pada perencanaan dan harus memastikan bahwa unit pembenihan memenuhi persyaratan CPIB Bertanggung jawab memberikan pemahaman dan memastikan semua personil unit pembenihan dapat melaksanakan CPIB Bertanggung jawab dalam melaksanakan CPIB secara konsisten Sejauh ini Kabupaten Bogor memiliki 7 orang Penyuluh Perikanan PNS dan Swadaya yang telah melalui uji sertifikasi dan dinyatakan lulus serta memiliki sertifikat MPM yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya. Ir. Herlina, MM Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Bogor; Suhendar, Nia Karuniawati S., Ricky Arsenapati, Bambang Purwanto PPS Sukendar PPS Ook Suherman PPS Penulis Ricky Arsenapati, , Penyuluh Perikanan di BKP5K Kabupaten Bogor
TEMANGGUNG- Benih ikan merupakan salah satu komponen penentu keberhasilan dalam budidaya ikan. Oleh karena itu memilih benih yang baik dengan cara yang benar merupakan hal yang wajib dilakukan oleh calon pembudidaya ikan.Ciri-ciri benih ikan yang baik : sehat, gerakan lincah,tidak cacat (sirip-sirip lengkap),warna tubuh cerah,tidak membawa penyakit/parasit dan responsif terhadap pakan.

Budidaya Ikan Hias Teknik cara budidaya ikan hias air tawar di akuarium sebetulnya sangat mudah. Yang terpenting mengetahui langkah-langkah pembenihan yang benar serta memilih induk yang berkualitas bagus. Masalah wadah budidaya belakangan yang terpenting ada keminatan serius untuk usaha dan bisnis. Itulah salah satu pengertian budidaya. Jenis ikan hias sangat banyak, namun disini hanya ikan hias yang populer dipelihara saja yang akan dibahas. Mungkin Anda semua sudah mempunyai salah satu jenis ikan hias ini di rumah. Berikut panduan lengkap budidaya ikan hias untuk pemula. Panduan Lengkap Cara Budidaya Ikan Hias Hal pertama sebelum melakukan budidaya ikan hias Anda harus menyiapkan wadah berupa akuarium atau bak semen dan wadah lainnya yang dapat menampung air dan ikan hias ini. Walapun ikan hias termahal, jika tak ada tempat pemijahan budidaya tak akan berhasil. Lebih lengkapnya baca ini Cara Membuat Aquarium Ikan Hias Air Tawar Untuk Pemula 1. Budidaya Ikan Guppy atau Gapi Ikan guppy merupakan salah satu ikan hias yang mudah dipelihara dan juga jenis ikan hias kecil tahan lama serta mudah dikembang biakkan. Banyak sekali yang sudah sukses degan membudidayakan ikan guppy ini. Disamping tak membutuhkan luasnya lahan atau wadah, guppy termasuk ikan yang tidak rakus. Baca selengkapnya Budidaya Ikan Gapi Guppy, Millions Fish yang Unik dan Cantik 2. Budidaya Ikan Hias Koki Ikan koki merupakan jenis ikan hias yang mudah dipelihara dan juga termasuk ikan hias yang populer dipelihara. untuk saat ini ikan koki menduduki salah satu penjualan ikan hias yang mengutungkan penjualnya. Mendengar namanya saja mas, pastinya banyak peminatnya. Tak hanya itu ikan koki termasuk juga ikan hias unik dan indah. Baca selengkapnya Budidaya Ikan Mas Koki Goldfish untuk Pemula 3. Budidaya Ikan Manfish Salah satu jenis ikan hias yang bisa dicampur dalam satu wadah akuarium adalah manfish. Harga ikan manfis sangat ekonomis yang juga peminatnya sangat lumayan banyak sekaligus cara budidaya ikan hias ini sangat mudah. Pernah menjual dan membeli ikan manfish? atau budidaya ikan manfish untuk usaha dan bisnis? Siapa sih yang tidak kenal dengan manfish, salah satu ikan hias yang mudah dipelihara. Perawatan ikan manfish juga sangat mudah apalagi di akuarium. Baca selengkapnya Langkah Budidaya Ikan Manfish Angelfish/Scalare untuk Pemula 4. Budidaya Ikan Hias Komet harga ikan komet saat ini sudah lumayan naik lagi ketimbang dari beberapa bulan yang lalu. Yang pasalnya berdasarkan banyaknya pembeli terutama ikan komet jantan untuk dijadikan indukan budidaya ikan hias komet ini. Ikan komet merupakan salah satu Jenis ikan hias air tawar yang mudah dipelihara yang punya nama latin Carassius auratus . Baca selengkapnya Cara Merawat Ikan Komet 5. Cara Budidaya Ikan Rainbowfish Ikan Rainbow Fish merupakan jenis ikan hias air tawar yang mudah dipelihara. Sangat banyak sekali jenis ikan rainbow fish ini, diantaranya, jenis ikan rainbow fish, ikan rainbow balloon, ikan rainbow trout, ikan rainbow pikok, ikan rainbow irian, ikan rainbow balon dan masih banyak lagi. Budidaya ikan rainbow memang sangat mudah sekali. Baca selengkapnya Budidaya Ikan Rainbow Fish Irian, Trout, dan Papua Ikan Pelangi Papua 6. Budidaya Ikan Hias Neon Tetra Ikan neon tetra merupakan jenis ikan hias yang mudah dipelihara, tahan terhadap penyakit dan serta merupakan jenis ikan hias kecil yang tidak mudah mati. Harga ikan neon tetra sangat ekonomis, tak hanya itu cara memelihara dan budidaya ikan hias ini sangat mudah siapa saja bisa melakukannya. Jika sobat pemula ingin mengetahui cara budidaya ikan neon tetra ini, berikut info ikan akan memberikan tips mudah, dari cara merawat sampai pemberian makanan ikan neon tetra yang disukainya. Langsung saja lanjut ulasannya. Budidaya Ikan Hias Neon Tetra Kecil Tahan Lama 7. Cara Budidaya Ikan Black Molly Ikan Black Molly? - ikan ini masih dalam kategory ikan hias akan tetapi namanya ikan molly. yang termasuk dalam jenis ikan live breare atau melahirkan. Salah satu dari beberapa komunitas ikan hias air tawar yang juga banyak penggemarnya untuk dijadikan pelengkap hiasan aquarium. Baca selengkapnya Cara Mudah Budidaya Ikan Hias Black Molly 8. Budidaya Ikan Hias Cupang Ikan cupang merupakan jenis ikan hias yang mudah dipelihara, nama-nama ikan cupang sendiri sangat beragam mulai dari harga ekonomis sampai harga cupang para pemula yang ingin terjun merawat serta budidaya ikan cupang, berikut langkah-langkah mudah dan cepat untuk usaha dan bisnis ikan hias dengan hasil jutaan Langkah-Langkah Budidaya Ikan Cupang Talking Gourami untuk Usaha dan Bisnis Ikan Hias 9. Cara Budidaya Ikan Louhan khusus para pecinta budidaya ikan hias louhan bisa merapat untuk sama-sama membahas jenis ikan hias louhan ini. Setelah mencapai perkembangan biak berbagai jenis ikan hias, jenis ikan louhan sekarang ini sudah tidak setenar dan semahal dulu. kali ini kita jangan membahas asal-usul ikan hias louhan ini, paling nggak yang dibicarakan akan menjurus keluar negri seperti malaysia, taiwan. Aslinya di Negara kita sendiri ini jenis ikan hias louhan sudah ada sejak dulu, akan tetapi kebanyakan mereka atau dari kita belum tahu nama ikan tersebut. Baca selengkapnya Budidaya Ikan Louhan serta Cara Merawatnya 10. Budidaya Ikan Hias Botia Ikan botia merupakan jenis ikan hias yang mudah dipelihara. Harga ikan botia pun sangat terjangkau oleh semua kalangan, baik yang berukuran sedang maupn botia terbesar. Harga ikan botia untuk saat ini masih bisa kita jangkau, walaupun ukurannya terbesar serta bisa juga lebih cantik di tempatkan pada aquascape. Baca selengkapnya Budidaya Ikan Hias Botia Clown Loach 11. Cara Budidaya Ikan Hias Lele Putih Pernah ternak ikan lele albino? atau beternak ikan lele sangkuriang? Siapa sih yag tidak tahu lele ini, salah satu ikan air tawar yang mempunyai harga ikan lele sendiri ada 3 diantaranya ikan lele dumbo, sangkuriang, pyton. Aslinya bukan hanya itu saja, namun yang sering dikonsumsi dan diternak olah petani pada umumnya hanya itu. Berikut cara budidaya ikan hias lele putih atau lele bule albino untuk sobat pemula. Ikan lele putih ini masih langka, mungkin harganya yang masih lumayan tinggi. Baca selengkapnya Cara Budidaya Ikan Lele Putih Lele Bule Albino Clarias Catfish untuk Pemula 12. Budidaya Ikan Hias Sepat Siam Ikan sepat siam yang mempunyai nama ilmiah Trichogaster Pectoralis regan dan famili dari Anabantidae ini mempunyai badan yang memanjang. Cara budidaya sangat mudah, karena di alam liar seperti rawa dan sungai makanan ikan sepat siam ini hanya lumut dedaunan dan alga sobat pemula yang sudah mengtahu lebih banyak tentang sepat siam ini, dan ingin memperkembang biakkannya dengan cara budiday ikan hias sepat siam, sangat mudah sekali. Karena posting kali ini info ikan akan membahas tuntas cara lengkap beternak dan budidaya ikan sepat siam. Baca selengkapnya Panduan Lengkap Budidaya Ikan Sepat Siam Trichogaster Pectoralis 13. Cara Budidaya Ikan Hias Oscar Ikan oscar merupakan salah satu jenis ikan hias paling cantik. Tidak seperti budidaya ikan hias cupang, cara merawat ikan oscar membutuhkan keseriusan karena akan menghasilkan ciri-ciri ikan oscar yang bagus berbeda dengan jenis-jenis ikan hias lainnya. Hal ini karena harga ikan oscar sangat ekonomis dan cocok untuk wirausaha petani maupun pemula. Baca selengkapnya Cara Mudah Budidaya Ikan Oscar untuk Pemula 14. Teknik Budidaya Ikan Hias Mulut Api Ikan mulut api masih termasuk ikan hias air tawar dalam famili cichlidae yang cukup banyak peminatanya. Maklum, selain warnanya memikat, ia juga memiliki daya tarik tersendiri. Ikan hias air tawar ini bisa juga dipelihara di akuarium, dan akan semakin lebih cantik dan latin ikan hias mulut api ini adalah meeki genusnya tak lain untuk mengenang Seth Eugene Meek, yang memperkenalkan budidaya ikan hias akuarium pada toko ikan hias. Berikut cara budidaya ikan hias mulut api firemouth Cichild. Baca selengkapnya Budidaya Ikan Mulut Api Firemouth Cichlid 15. Budidaya Ikan Hias Sepat Mutiara Ikan sepat mutiara salah satu jenis ikan sepat yang mempunyai harga ekonimis. Dan juga salah satu jenis ikan hias yang mudah dipelihara. Layaknya cara memelihara ikan sepat biru sangat mudah sekaligus salah satu koleksi pecinta ikan sobat yang ingin membuka usaha dan bisnis ikan hias dengan cara budidaya ikan hias sepat mutiara ini, berikut beberapa langkah-langkah mudah merawatnya. Baca selengkapnya Cara Lengkap Budidaya Ikan Sepat Mutiara Pearl Gourami 16. Budidaya Ikan Rainbow Boesemani Beberapa jenis ikan rainbow yang terkenal sampai sekarang ada 2 jenis yang kesemuanya berasal dari Irian dan sulawesi Indonesia, yaitu Melano Tacnia maccaulochi dan Rainbow Anlanesi ogilby Telmatherina ladigesi irian ditandai dengan warna gelap metalik dengan keperak-perakan, sedangkan untuk ikan rainbow sulawesi di cirikan dengan warna dasar kuning zaitun, sedangkan pada bagian bawahnya terdapat warna ikan rainbow ini termasuk jenis ikan yang bertelur dengan cara menempelkan teler tersebut pada tanaman air. Dengan temperatur air kisaran 23 - 26 ° C, ini termasuk kwalitas air yang baik untuk perkembangan ikan rainbow tersebut dan dengan PH air harus di atas 7. Baca selengkapnya Cara Praktis Budidaya Ikan Rainbow Boesemani 17. Langkah-Langkah Budidaya Ikan Hias Platy Ikan platy merupakan salah satu jenis ikan hias yang mudah dipelihara. Masih dalam kategori jenis ikan hias kecil tahan lama dan tidak mudah mati. Kelebihannya mudah beranak. Perbedaan ikan platy dan molly terletak pada warna saja. Untuk itu budidaya platy ini sangat pecinta ikan hias pemula yang ingin memulai usaha dan bisnis dengan budidaya ikan platy ini. Info ikan akan memeberikan langkah mudah cara merawat mulai dari awal sampai akhir budidaya. Berikut langkah-langkah pemijahan budidaya ikan hias platy. Baca selengkapnya Budidaya Ikan Platy Koral Plati bagi Pemula untuk Usaha dan Bisnis 18. Budidaya Ikan Hias Sumatra Ikan sumatra masih salah satu jenis ikan hias yang mudah dipelihara. Tiger barb nama-nama ikan pada daerah kalimantan dan sumatra Indonesia. Ikan hias cantik dan indah ini ternyata mudah dibudidayakan serta harganya sangat rugi jika Anda pecinta ikan hias budidaya ikan sumatra ini, selain cantik peminatnya sangat lumayan banyak. Apalagi ikan hias sumatra ini asal Indonesia sendiri, pastinya memiliki daya tarik tersndiri. Ada yang mengatakan ikan sumatra galak, mungkin dalam akuarium berenang bersama satu kelompok. berikut cara budidaya ikan hias sumatra. Baca selengkapnya Budidaya Ikan Hias Sumatra Sumatra Barb, Tiger Barb 19. Cara Budidaya Ikan Zebra Salah satu jenis ikan zebra yang populer mempunyai harga ekonomis di pasaran adalah zabra danio. Ikan zebra air tawar ini salah satu jenis ikan hias yang mudah dipelihara. Cara merawat zebra danio sangatlah mudah, yang penting semua perlengkapan akuarium layaknya di alam aslinya. Bagi sobat yang membuka usaha dan bisnis ikan hias, berikut cara budidaya ikan zebra yang bisa dijadikan ajang usaha. Baca selengkapnya Budidaya Ikan Zebra Zebra, Zebra Danio, Striped Danio 20. Budidaya Ikan Hias Koi pecinta ikan hias? Tak sempurna jika tak kenal dengan jenis ikan yang satu ini, ikan hias koi yang terkenal dengan keindahannya serta kecantikannya membuat ikan ini memiliki harga yang sangat budidaya ikan hias koi di kolam beton sampai pada budidaya ikan koi di kolam terpal, pokoknya mempunyai cara budidaya ikan koi lengkap kalau masalah bibit, usahakan bisa memilih bibit ikan koi blitar. Karena dari kualitasnya sudah terkenal, sekaligus cara mengembangbiakkan koi tersebut sudah sampai ikan koi blitar juga sudah begitu banyak, karena petani ikan koi juga disana sudah menjadi khas pekerjaannya. Sampai-sampai mereka membuat catatan cara budidaya ikan koi pdf. Juga terdapat cara budidaya ikan koki, cara budidaya ikan lele, serta cara budidaya ikan nila. Sampai harga ikan koi pun ada. Baca selengkapnya Panduan Lengkap Budidaya Ikan Koi untuk Usaha dan Bisnis Ikan Hias Demikian sobat sedikit berbagi tentang cara budidaya ikan hias terlengkap semua kategosy ini, sebenarnya masih kurang banyak jenis ikan hias lainnya. Kapan-kapan kita sambung lagi budidaya yang lebih lengkap lagi. Semoga bemanfaat dan selamat mencoba.

e7Km5qG.
  • dfl9u0trm0.pages.dev/464
  • dfl9u0trm0.pages.dev/457
  • dfl9u0trm0.pages.dev/458
  • dfl9u0trm0.pages.dev/266
  • dfl9u0trm0.pages.dev/196
  • dfl9u0trm0.pages.dev/13
  • dfl9u0trm0.pages.dev/179
  • dfl9u0trm0.pages.dev/394
  • jelaskan cara pembenihan ikan hias